Perkuat Sinergitas dan Soliditas TNI-Polri di Wilayah Perbatasan, Wakapolres TTU Sambangi Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yon Armed 15/Cailendra
Tribratanewsttu.com, Miomaffo Barat – Komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah perbatasan terus diperkuat melalui sinergitas dan kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Wakapolres Timor Tengah Utara (TTU), Kompol Joni Frans Moana Sihombing, S.E., S.I.K., M.M., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando (Mako) Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL Sektor Barat Yon Armed 15/Cailendra, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WITA hingga 17.30 WITA tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan, membangun komunikasi yang efektif, serta memperkuat koordinasi operasional antara Polres TTU dan jajaran Satgas Pamtas dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor-Leste (RI-RDTL).
Kedatangan Wakapolres TTU disambut langsung oleh Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Armed 15/Cailendra, Letkol Muriadi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wadansatgas, para perwira Mako Satgas, Kapolsek Miomaffo Barat Ipda Paulus Naif, S.H., serta para Kanit Polsek Miomaffo Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres TTU menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dansatgas beserta seluruh jajaran atas sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergitas TNI-Polri dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan perbatasan.
Menurutnya, wilayah perbatasan memiliki arti penting bagi kedaulatan negara sehingga membutuhkan perhatian, kesiapsiagaan, serta kerja sama yang berkesinambungan dari seluruh unsur pengamanan. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antara Polri, khususnya Polres TTU dan Polsek jajaran, bersama TNI, khususnya Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, harus terus dipelihara dan ditingkatkan.
Wakapolres juga menekankan pentingnya kerja sama dalam pelaksanaan patroli bersama, pertukaran informasi, pengawasan wilayah perbatasan, serta langkah-langkah pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan, termasuk penyelundupan. Selain itu, ia turut menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Miomaffo Barat, khususnya kawasan Hutan Miomaffo dan Gunung Binoni, yang memerlukan perhatian dan koordinasi lintas sektor agar penanganannya dapat berjalan secara efektif.
“Sinergitas dan soliditas TNI-Polri harus terus dijaga. Melalui komunikasi yang baik, koordinasi yang berkesinambungan, serta pelaksanaan tugas secara bersama-sama, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” demikian penekanan Wakapolres dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Armed 15/Cailendra, Letkol Muriadi, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakapolres TTU beserta rombongan. Ia menegaskan kesiapan jajarannya untuk terus mendukung dan bersinergi dengan Polres TTU maupun Polsek jajaran dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah perbatasan.
Dansatgas juga menekankan perlunya agenda patroli bersama yang dilaksanakan secara terencana di titik-titik tapal batas. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengawasan wilayah, mempersempit peluang terjadinya tindak kejahatan, serta memperkuat kehadiran aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan negara.
Usulan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen bersama bahwa pengamanan perbatasan tidak dapat dilaksanakan secara optimal oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan keterpaduan langkah, kesamaan persepsi, dan tanggung jawab bersama antara TNI-Polri.
Lebih dari sekadar menjaga keamanan, sinergitas kedua institusi juga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi yang kondusif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dapat diidentifikasi dan ditangani secara tepat sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

Ke depan, melalui silaturahmi dan koordinasi yang terus terjalin, Polres TTU bersama Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yon Armed 15/Cailendra diharapkan dapat semakin memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan patroli terpadu, pertukaran informasi, pencegahan tindak kejahatan lintas batas, serta penanganan permasalahan lingkungan seperti Karhutla. Hubungan yang solid ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya pola pengamanan perbatasan yang lebih responsif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Soliditas TNI-Polri merupakan kekuatan penting dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI, khususnya di wilayah perbatasan yang menjadi beranda terdepan bangsa. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan pengabdian kepada negara, kedua institusi diharapkan senantiasa hadir sebagai pelindung masyarakat sekaligus penjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Indonesia.
Kegiatan silaturahmi berakhir pada pukul 17.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas TNI-Polri semakin kokoh, koordinasi pengamanan semakin efektif, serta situasi Kamtibmas di wilayah perbatasan RI-RDTL, khususnya Kabupaten Timor Tengah Utara, senantiasa terjaga aman dan kondusif demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


