Tak Sekadar Berpatroli, Kasat Sabhara Pimpin Personel Raimas Sabhara Polres TTU Hidupkan Semangat Gotong Royong

Tak Sekadar Berpatroli, Kasat Sabhara Pimpin Personel Raimas Sabhara Polres TTU Hidupkan Semangat Gotong Royong

Tribratanewsttu.com. Kefamenanu – Wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya ditunjukkan melalui upaya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian, semangat gotong royong, serta kesediaan membantu masyarakat yang membutuhkan. Hal ini ditunjukkan oleh personel Raimas Sabhara Polres Timor Tengah Utara (TTU) saat melaksanakan patroli rutin dalam rangka Cipta Kondisi (Cipkon), Selasa (13/10/2026).

Patroli yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres TTU tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Polres TTU, AKP Ferdy Y. Bessie. Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan kendaraan pengurai massa (Dalmas) serta enam unit sepeda motor Raimas untuk menyusuri sejumlah wilayah dan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman serta kondusif.

Saat rombongan patroli melintasi kawasan Kampung Family, Kecamatan Kota Kefamenanu, tepatnya di depan bangunan Gereja Imanuel Kefamenanu, perjalanan patroli tersebut diwarnai sebuah momen sederhana yang mencerminkan kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Seorang laki-laki yang kemudian diketahui sebagai salah satu pengurus Gereja Imanuel Kefamenanu menghentikan rombongan patroli untuk meminta bantuan. Ia menyampaikan bahwa pihak gereja membutuhkan tenaga untuk memindahkan sejumlah batang bambu yang akan digunakan sebagai bahan perbaikan bangunan gereja.

Menanggapi permintaan tersebut, AKP Ferdy Y. Bessie dengan sigap memerintahkan personelnya untuk membantu pengurus gereja memindahkan bambu yang dimaksud. Tanpa ragu, personel Raimas Sabhara langsung turun tangan bersama pengurus gereja, mengangkat dan memindahkan batang-batang bambu ke tempat yang telah disiapkan.

Suasana kebersamaan pun terlihat selama proses pemindahan berlangsung. Dengan penuh semangat, diselingi canda dan tawa, personel kepolisian bersama pengurus gereja bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tersebut. Tidak ada sekat antara petugas dan masyarakat; yang terlihat adalah kerja sama, kepedulian, dan semangat gotong royong demi mendukung kebutuhan bersama.

Bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki makna penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum, pengaturan keamanan, ataupun penanganan gangguan kamtibmas. Lebih dari itu, polisi juga merupakan bagian dari masyarakat yang diharapkan mampu hadir, mendengar, dan memberikan bantuan sesuai kemampuan serta situasi di lapangan.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban. Melalui interaksi langsung seperti ini, kepercayaan masyarakat dapat terus dibangun, sementara nilai kebersamaan dan kepedulian sosial semakin diperkuat.

Kasat Sabhara Polres TTU, AKP Ferdy Y. Bessie, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons personel Polri terhadap kebutuhan masyarakat yang ditemui saat melaksanakan patroli.

“Bagi kami, patroli bukan hanya tentang berkeliling menjaga keamanan dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan dan kami mampu membantu, tentu sudah menjadi bagian dari kepedulian serta pengabdian kami sebagai anggota Polri,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kehadiran personel di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata, membangun komunikasi yang baik, serta menciptakan rasa aman dan nyaman. Menurutnya, semangat gotong royong merupakan nilai penting yang perlu terus dipelihara karena keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

AKP Ferdy Y. Bessie juga berharap agar hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat terus terjaga melalui komunikasi, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kami berharap masyarakat tidak merasa sungkan untuk berkomunikasi dengan anggota Polri. Mari kita terus membangun kebersamaan, saling membantu, dan menjaga toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui pelayanan dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara agar tetap aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, tindakan sederhana yang dilandasi ketulusan, semangat gotong royong, dan rasa persaudaraan dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun kepercayaan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Patroli Cipta Kondisi sendiri merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi sarana untuk memantau situasi wilayah, mencegah potensi gangguan keamanan, dan merespons kebutuhan masyarakat yang dijumpai selama patroli berlangsung.

Setelah proses pemindahan bambu selesai, Kasat Sabhara bersama personel Raimas kembali melanjutkan patroli untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres TTU tetap terjaga. Dengan menggunakan kendaraan Dalmas dan enam unit sepeda motor Raimas, personel kembali menyusuri wilayah patroli sebagai bagian dari upaya preventif guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres TTU menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga dari kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Semangat gotong royong, sikap responsif, dan komunikasi yang humanis menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

Polisi hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan perlindungan, tetapi juga ketika kebersamaan dan kepedulian diperlukan. Karena keamanan yang kuat tumbuh dari hubungan yang baik, kepercayaan, serta semangat untuk saling membantu antara Polri dan masyarakat.

Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres TTU terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan warga, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban agar tetap aman serta kondusif di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.