Cegah Panic Buying dan Pastikan Distribusi BBM Bersubsidi Tepat Sasaran, Polres TTU Intensifkan Patroli di Tiga SPBU Kefamenanu
Tribratanewsttu.Com – Kefamenanu. Merespons kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), jajaran Polres TTU melalui Piket Pamapta bersama piket fungsi melaksanakan patroli dan pemantauan di tiga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Rabu (14/10/2026) pukul 17.30 WITA.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengantisipasi potensi panic buying, memantau kelancaran pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran, serta mengurai kepadatan arus lalu lintas akibat antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar.
Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi tiga SPBU yang berada di dalam wilayah Kota Kefamenanu. Petugas melakukan pemantauan terhadap situasi antrean kendaraan, aktivitas pengisian BBM, serta kondisi keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat di SPBU berlangsung tertib sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul di tengah keterbatasan pasokan BBM.
Selain melakukan pemantauan, personel Polres TTU turut melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sekitar SPBU yang mengalami kepadatan akibat panjangnya antrean kendaraan. Pengaturan dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas maupun mengganggu pengguna jalan lainnya.
Kehadiran petugas di lapangan juga menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya perselisihan antarpengendara, perilaku saling mendahului dalam antrean, serta berbagai bentuk gangguan ketertiban yang berpotensi muncul ketika masyarakat menghadapi keterbatasan BBM.
Di sela-sela kegiatan, personel memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, serta mengikuti aturan dan arahan petugas selama proses pengisian BBM. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi mengenai ketersediaan BBM sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., menekankan kepada seluruh personel agar senantiasa peka dan tanggap terhadap dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk ketika terjadi kelangkaan BBM yang berdampak langsung pada aktivitas dan kebutuhan sehari-hari warga.
Arahan tersebut menegaskan bahwa setiap perkembangan situasi di lapangan harus menjadi perhatian personel. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga dituntut hadir untuk memberikan pelayanan, melakukan pencegahan, serta mengambil langkah yang diperlukan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Sejalan dengan penekanan Kapolres, patroli dan pemantauan di SPBU dilaksanakan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap kondisi yang membutuhkan perhatian bersama. Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan mampu mendeteksi potensi gangguan sejak dini, mengedepankan tindakan preventif, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pihak pengelola SPBU.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui atau menemukan dugaan praktik kecurangan dalam pendistribusian BBM, seperti penyalahgunaan distribusi atau tindakan lain yang berpotensi merugikan masyarakat. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan maupun melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Dalam penanganan persoalan BBM, sinergi antara Polri, pengelola SPBU, pihak terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga ketertiban serta mendukung distribusi yang sesuai ketentuan. Pengawasan di lapangan juga diharapkan dapat membantu mencegah penyimpangan sekaligus memastikan setiap potensi gangguan segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Melalui patroli tersebut, Polres TTU berupaya menjaga ketertiban antrean, membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU, mengantisipasi panic buying, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku tertib dan melaporkan dugaan pelanggaran. Kehadiran personel di lapangan menjadi bagian dari upaya preventif untuk meminimalkan dampak kelangkaan BBM terhadap keamanan dan aktivitas masyarakat.
Polres TTU mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan, mematuhi aturan pengisian BBM, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Apabila menemukan dugaan penyimpangan atau gangguan keamanan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui Call Center 110 agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Dengan langkah responsif dan sinergi seluruh pihak, diharapkan situasi di SPBU wilayah Kota Kefamenanu tetap tertib, arus lalu lintas berjalan lancar, serta potensi gangguan kamtibmas akibat kelangkaan BBM dapat dicegah sedini mungkin.


