Menjaga Perbatasan Lewat Olahraga: Diplomasi Sosial dan Peran Polri di Insana Utara

Melalui pengamanan yang profesional dan pendekatan humanis, Polsek Insana Utara berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terwujudnya hubungan harmonis antarwarga di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste, sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Menjaga Perbatasan Lewat Olahraga: Diplomasi Sosial dan Peran Polri di Insana Utara

Tribratanewsttu; Kefamenanu (12/1/2026) - Pertandingan futsal persahabatan antara Legend Oecusse dan Legend Wini yang digelar pada Sabtu, 10 Januari, menjadi wujud nyata bagaimana olahraga berperan sebagai jembatan diplomasi sosial di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste. Kegiatan tersebut berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan langsung dari Polsek Insana Utara.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Timor Tengah Utara Yoseph Valentinus Delasale Kebo, S.IP., M.A., Wakil Bupati TTU, Wakil Perdana Menteri Oecusse, serta Ketua DPRD Kabupaten TTU. Kehadiran unsur pimpinan daerah dan perwakilan negara sahabat mencerminkan komitmen bersama dalam merawat hubungan baik di kawasan perbatasan.

Kapolsek Insana Utara, IPDA Syahri Fajar Hamka, S.Tr.K., menjelaskan bahwa pertandingan futsal tersebut bertujuan membangun silaturahmi dan mempererat persaudaraan antarwarga kedua negara yang berbatasan langsung.

“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, masyarakat dapat saling berinteraksi secara positif. Hal ini penting untuk memupuk rasa kebersamaan, memperkuat kepercayaan, serta menciptakan hubungan yang harmonis di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Menurutnya, diplomasi sosial yang tumbuh dari interaksi antarwarga merupakan fondasi penting bagi terciptanya perdamaian yang berkelanjutan. Olahraga menjadi medium efektif untuk menurunkan sekat-sekat sosial dan memperkuat ikatan emosional antar komunitas lintas negara.

Di sisi lain, IPDA Syahri menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada kegiatan lintas negara yang melibatkan banyak pihak dan tokoh strategis.

“Wilayah perbatasan adalah beranda terdepan negara. Oleh karena itu, setiap kegiatan yang melibatkan interaksi lintas negara harus berjalan aman, tertib, dan kondusif agar tidak menimbulkan potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Pengamanan yang dilakukan Polsek Insana Utara bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, sekaligus mencegah potensi konflik sosial. Pendekatan pengamanan dilakukan secara humanis dan persuasif sebagai bagian dari strategi Polri dalam menjaga stabilitas keamanan jangka panjang di wilayah perbatasan.

Polri melalui Polsek Insana Utara berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan sekaligus memperkuat hubungan persaudaraan antarwarga Indonesia dan Timor Leste di kawasan perbatasan.(wm)**