Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri Semester II, Kapolres TTU Tekankan Kebugaran sebagai Modal Utama Pelayanan

Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri Semester II, Kapolres TTU Tekankan Kebugaran sebagai Modal Utama Pelayanan

Tribratanewsttu, Kefamenanu — Menjaga kesiapan fisik dan kesehatan personel menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Hal tersebut diwujudkan Polres Timor Tengah Utara (TTU) melalui pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri Semester II Tahun 2026, yang digelar pada Jumat, 25 September 2026, bertempat di Lapangan Olahraga Pemerintah Daerah Kabupaten TTU.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.00 WITA tersebut diikuti oleh Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., bersama personel Polres TTU. Pelaksanaan tes berlangsung hingga pukul 09.00 WITA dan berjalan dengan aman, tertib serta lancar.

Tes Kesamaptaan Jasmani merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala dua kali dalam setahun sebagai bagian dari pembinaan dan evaluasi kemampuan fisik personel Polri. Selain untuk mengetahui tingkat kebugaran, kegiatan ini menjadi sarana untuk melakukan pemantauan kondisi kesehatan personel secara berkala sehingga setiap anggota dapat mengetahui kondisi fisiknya sekaligus melakukan upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Sebelum mengikuti rangkaian pengujian kemampuan jasmani, personel terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dilakukan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan personel dalam mengikuti seluruh materi ujian dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.

Selanjutnya, personel mengikuti sejumlah materi kesamaptaan jasmani yang telah ditentukan, meliputi lari selama 12 menit, shuttle run, push-up, sit-up, dan pull-up. Setiap materi menjadi bagian dari pengukuran kemampuan fisik yang mencakup daya tahan tubuh, kekuatan otot, kelincahan, serta kemampuan fisik secara umum.

Selain kesamaptaan jasmani, personel juga mengikuti ujian Bela Diri Polri. Materi ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dalam menghadapi situasi tertentu, tetapi juga merupakan bagian dari pembinaan keterampilan yang diperlukan personel dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kapolres TTU AKBP Eliana Papote menekankan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban pelaksanaan ujian berkala, melainkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan dan kondisi personel secara menyeluruh.

Menurut Kapolres, kondisi fisik yang prima merupakan salah satu modal penting dalam menunjang pelaksanaan tugas Kepolisian yang membutuhkan kesiapsiagaan, mobilitas, ketahanan dan kemampuan menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Kesehatan dan kebugaran personel harus menjadi perhatian bersama. Tugas yang sehat akan menciptakan lingkungan kerja yang sehat pula. Karena itu, manfaatkan kegiatan ini sebagai sarana untuk mengetahui kondisi fisik masing-masing dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus menjaga kesehatan serta kebugaran,” tegas Kapolres TTU.

Kapolres juga mengingatkan personel agar tidak memandang tes kesamaptaan sebagai kegiatan yang hanya dilakukan ketika pelaksanaan ujian semester. Menurutnya, menjaga kebugaran harus menjadi bagian dari pola hidup dan kedisiplinan setiap anggota, mengingat tugas Kepolisian menuntut kesiapan setiap saat.

Pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Polri Semester II Tahun 2026 tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres TTU membangun sumber daya manusia Polri yang sehat, disiplin, tangguh dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dari seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, tes kesehatan, kesamaptaan jasmani hingga Bela Diri Polri dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut juga memberikan gambaran mengenai kondisi kebugaran serta kesiapan fisik personel sebagai bahan evaluasi pembinaan ke depan.

Kapolres TTU berharap seluruh personel tidak berhenti menjaga kesehatan setelah mengikuti ujian, tetapi menjadikan hasil evaluasi tersebut sebagai dasar untuk memperbaiki dan mempertahankan kondisi fisik masing-masing.

“Saya berharap seluruh personel tetap menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga dan memperhatikan kondisi kesehatan. Dengan personel yang sehat dan bugar, kita akan lebih siap melaksanakan tugas, memberikan pelayanan terbaik dan hadir secara optimal di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Dengan demikian, pelaksanaan kesamaptaan jasmani secara berkala tidak hanya menjadi agenda pengujian kemampuan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam menjaga kualitas sumber daya manusia Polri serta memastikan personel Polres TTU senantiasa siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional.