Siaga Cuaca Ekstrem: Aipda Agustinus Mali Ingatkan Warga Motadik Waspadai Pohon Tumbang

Siaga Cuaca Ekstrem: Aipda Agustinus Mali Ingatkan Warga Motadik Waspadai Pohon Tumbang

Tribratanewsttu.com Biboki Anleu, TTU -  Memasuki pertengahan Januari dengan intensitas hujan yang tidak menentu, keselamatan warga menjadi prioritas utama jajaran kepolisian di sektor Biboki Anleu. Pada Jumat pagi (16/01/2026), Bhabinkamtibmas Desa Motadik, Aipda Agustinus Mali, mengambil langkah preventif dengan menyambangi warga di Kampung Bokon, tepatnya di wilayah RT 002/RW 004. Fokus utama dalam giat sambang kali ini adalah memberikan peringatan dini terkait mitigasi bencana akibat cuaca buruk.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.45 WITA ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan dialog keselamatan yang sangat krusial. Mengingat letak geografis desa yang masih dikelilingi pepohonan besar, Aipda Agustinus secara khusus menghimbau warga untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang, baik yang berada di sekitar pemukiman maupun di sepanjang jalanan desa. "Cuaca buruk bisa datang kapan saja. Kami meminta warga untuk lebih peka; jika ada pohon yang terlihat rapuh di dekat rumah atau jalan umum, segera lakukan tindakan pencegahan sebelum jatuh korban," tegasnya saat berbincang dengan warga.

Peran Bhabinkamtibmas di sini bergeser dari sekadar penjaga keamanan menjadi garda terdepan dalam keselamatan sipil. Dengan menyisir kampung secara langsung, Aipda Agustinus memastikan bahwa pesan-pesan keselamatan ini sampai ke telinga masyarakat di akar rumput. Ia menekankan bahwa kewaspadaan mandiri adalah kunci utama untuk menekan angka kecelakaan akibat faktor alam.

Selain masalah bencana alam, kunjungan ini juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan kondisi lingkungan terkini. Lima orang warga yang ditemui memberikan respon positif dan mengapresiasi kehadiran Polri yang peduli terhadap keselamatan fisik mereka. Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan warga Kampung Bokon ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem di awal tahun 2026 ini. Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan berjalan dengan aman dan penuh rasa kekeluargaan.