Cegah Gangguan Keamanan, Polres TTU Perketat Pengawasan Rutan Lewat Sidak dan Optimalisasi CCTV

Cegah Gangguan Keamanan, Polres TTU Perketat Pengawasan Rutan Lewat Sidak dan Optimalisasi CCTV

Tribratanewsttu.com Kefamenanu – Menindaklanjuti arahan pimpinan terkait keamanan markas, Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Utara (TTU) melakukan langkah-langkah ekstra ketat dalam pengawasan Rumah Tahanan (Rutan). Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah sekecil apa pun bagi para tahanan untuk mencoba melarikan diri, selasa 13/01/2026.

Langkah preventif ini mencakup pengecekan fisik bangunan, optimalisasi teknologi pengawasan, hingga pendekatan humanis kepada para penghuni sel.

Personel Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) bersama piket fungsi secara berkala melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dalam kamar hunian. Fokus utama pemeriksaan adalah:

  • Kekuatan Teralis Besi: Memastikan tidak ada jeruji yang digergaji atau mengalami korupsi (pengkaratan) yang disengaja.
  • Kondisi Plafon dan Dinding: Memeriksa sudut-sudut ruangan yang berpotensi menjadi jalur pelarian.
  • Barang Terlarang: Menyisir keberadaan benda tajam, tali, sarung berlebih, hingga alat komunikasi ilegal yang bisa digunakan untuk merencanakan pelarian.

Selain patroli fisik, Polres TTU juga memaksimalkan penggunaan CCTV yang memantau setiap sudut lorong rutan selama 24 jam penuh. Petugas jaga ditekankan untuk tetap siaga dan dilarang meninggalkan pos tanpa adanya pengganti.

"Kami tidak ingin kecolongan. Kewaspadaan harus berada di level tertinggi, terutama pada jam-jam rawan seperti pergantian shift atau saat waktu kunjungan keluarga," ujar salah satu perwakilan petugas jaga.

Polres TTU menyadari bahwa tekanan psikologis seringkali menjadi pemicu tahanan untuk melarikan diri. Oleh karena itu, selain pengamanan ketat, dilakukan juga:

  1. Pembinaan Rohani: Mengundang tokoh agama untuk memberikan siraman qalbu bagi para tahanan.
  2. Pengecekan Kesehatan: Memastikan kondisi fisik tahanan tetap prima agar tidak ada alasan darurat medis yang dibuat-buat.
  3. Komunikasi Persuasif: Mendengarkan keluhan tahanan secara terbatas untuk memetakan potensi gangguan keamanan dari dalam.
  4. Penegasan Keamanan: Hingga saat ini, kondisi Rutan Polres TTU dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga menghimbau kepada keluarga tahanan agar tetap kooperatif dan tidak mencoba menyelundupkan barang-barang berbahaya saat jam besuk.