Melalui Subuh Keliling, Polres TTU Bangun Kedekatan dengan Umat dan Perkuat Pesan Kamtibmas.
Tribratanewsttu.com, Kefamenanu – Dalam rangka mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, Polres Timor Tengah Utara (TTU) melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di sejumlah masjid yang berada di wilayah Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Sabtu (31/10/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.05 WITA tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan sinergitas dengan tokoh agama dan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
Dalam pelaksanaannya, personel Polres TTU dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing melaksanakan kegiatan di Masjid Agung Nurul Falah Kefamenanu, Masjid Jami Al-Muhajirin KM 4 Jurusan Kupang, serta Masjid Al-Mujahidin Naesleu Kefamenanu.
Selain melaksanakan ibadah salat Subuh berjamaah, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian pesan-pesan keagamaan, dialog bersama jamaah, serta mendengarkan kajian yang dibawakan oleh Ustaz Ahyar mengenai hukum berkurban. Melalui kajian tersebut, personel Polri bersama masyarakat memperoleh penguatan pemahaman keagamaan sekaligus nilai-nilai kepedulian, keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Subuh Keliling ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan menjadi sarana edukasi dan pembinaan masyarakat melalui jalur agama. Polri menyadari bahwa upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum dan kegiatan kepolisian secara konvensional, tetapi juga membutuhkan pendekatan humanis dengan melibatkan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polres TTU juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada seluruh jamaah agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta mengedepankan sikap saling menghormati dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Personel Polri mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarluaskan berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Hal tersebut penting karena penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kesalahpahaman, memicu konflik, serta mengganggu stabilitas kamtibmas.

Melalui komunikasi langsung dengan jamaah, Polri juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun berbagai permasalahan yang berkaitan dengan keamanan dan pelayanan kepolisian. Dengan demikian, kehadiran personel Polri di tengah kegiatan keagamaan diharapkan mampu membangun kepercayaan publik sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan Subuh Keliling ini mencerminkan adanya keselarasan antara tugas Polri dan nilai-nilai agama. Keduanya memiliki tujuan yang sejalan, yakni menjaga kedamaian, menciptakan ketertiban, melindungi sesama, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Melalui peran tokoh agama, pesan-pesan kamtibmas dapat disampaikan dengan pendekatan moral dan spiritual sehingga lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah semakin kuatnya hubungan emosional dan kemitraan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat, meningkatnya kesadaran kolektif dalam menjaga kamtibmas, serta terbangunnya komunikasi dua arah yang baik antara kepolisian dan warga. Sinergitas tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di wilayah hukum Polres TTU.
Ke depan, Polres TTU berharap kegiatan Subuh Keliling dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak tempat ibadah serta lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat semakin aktif menjadi mitra Polri dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian, persatuan, toleransi, dan keamanan.
Dengan mengedepankan pendekatan religius, humanis, dan persuasif, Polres TTU berkomitmen untuk terus mendukung Program 100 Hari Kerja Kapolri serta mewujudkan Polri yang semakin dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan Subuh Keliling berakhir pada pukul 04.35 WITA. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.


