Longsor Ancam Akses Jalan di Miomaffo Barat, Polisi dan Warga Lakukan Penanganan Darurat

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam beberapa hari terakhir memicu longsor di Jalan Babu Bifel, Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat, Kamis (14/5/2026). Akibat kejadian tersebut, badan jalan mengalami retakan sepanjang sekitar 12 meter. Aparat kepolisian bersama warga melakukan penanganan darurat untuk mencegah longsor susulan.

Longsor Ancam Akses Jalan di Miomaffo Barat, Polisi dan Warga Lakukan Penanganan Darurat
Petugas Polsek Miomaffo Barat cek lokasi longsor di Jalan Babu Bifel, RT 005/RW 003, Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat (Jumat, (14/5/2026) Dok. Humas)

tribratanewsttu.com; Miomaffo Barat (15/5/2026) - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di Jalan Babu Bifel, RT 005/RW 003, Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat, Kamis (14/5). Material longsor menyebabkan retakan pada badan jalan sepanjang kurang lebih 12 meter dan mengancam akses transportasi warga.

Kapolsek Miomaffo Barat IPDA Paulus Naif membenarkan kejadian tersebut usai meninjau langsung lokasi bersama personel kepolisian dan masyarakat setempat. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun warga terdampak, kondisi jalan dinilai rawan apabila curah hujan kembali meningkat.

“Atas arahan Kapolres TTU, sejauh ini kami sudah melaksanakan pengaturan di lokasi jalan longsor dan menghimbau kepada warga agar selalu berhati-hati saat melintas,” ujar IPDA Paulus 

Ia menambahkan, untuk sementara jalur tersebut masih dapat dilalui kendaraan ringan. Namun kendaraan berat pengangkut material diimbau untuk tidak melintas guna menghindari kerusakan yang lebih parah pada badan jalan.

“Untuk saat ini jalur masih bisa dilewati dan terhadap kendaraan berat yang membawa bahan material kami imbau untuk tidak melintas,” tambahnya.

Sebagai langkah penanganan awal, personel Polsek Miomaffo Barat bersama warga melakukan pembersihan saluran air di sisi jalan agar aliran air tetap lancar dan tidak menggenangi badan jalan yang berpotensi memicu longsor susulan.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lokasi diminta tetap waspada dan terus memantau perkembangan kondisi tanah maupun retakan jalan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Masyarakat juga diimbau segera menghubungi layanan Call Center 110 apabila terjadi situasi darurat.

Polsek Miomaffo Barat juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat untuk penanganan lanjutan guna mencegah dampak yang lebih serius terhadap aktivitas dan keselamatan warga.

Sementara itu, berdasarkan informasi terbaru dari BMKG, wilayah TTU dan sebagian besar Provinsi Nusa Tenggara Timur masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang dalam beberapa hari ke depan. BMKG juga mencatat dinamika atmosfer pada pertengahan Mei 2026 masih mendukung terbentuknya hujan di Timor Tengah Utara, sehingga masyarakat diminta mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir lokal.(resttu)***