Kapolres TTU Razia KTP, SIM dan Masker

Kapolres TTU Razia KTP, SIM dan Masker
Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S.Ik saat memeriksa KTP milik salah satu penumpang Bus, Kamis (15/7)

Tribratanewsttu,com-Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S.Ik turun langsung ke jalan umum dan melalukan razia kepemilikan identitas kartu tanda penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Masker di Kota Kefamenanu, Kamis (15/7). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya sosialisasi PPKM skala Mikro di Kabupaten TTU.

Disaksikan tribratanewsttu.com, operasi dilakukan di Bundaran KM 9, Peboko, KM 5 arah Atambua  dan cabang Dalehi. Selain pemeriksaan KTP, Kapolres TTU juga melakukan pemeriksaan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Masker.

"Bagi warga masyarakat yang tidak memiliki atau tidak menunjukan SIM, KTP ataupun yang tidak memakai masker petugas memberikan tindakan serta menghimbau agar kedepan ketika bepergian selalu membawa perlengkapan dokumen kendaraan berupa SIM, KTP dan selalu menggunakan masker,"tegas Kapolres TTU

Lebih lanjut Kapolres TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S.Ik menjelaskan, dalam melakukan pemeriksaaan, petugas juga menghimbau bahwa dalam pelaksanaan operasi kali ini, masih bersifat sosialisasi serta bersifat mengingatkan, "Namun pada operasi PPKM berikut petugas melakukan upaya penindakan bagi pengendara kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat guna dilakukan penindakan berupa sidang ditempat,"jelasnya.

"Dalam kegiatan ini kita melibatkan dari Polres TTU, Kodim 1618/TTU, Satuan Polisi Pamong Praja TTU, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan TTU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTU. Sekitar 200 orang personil dari Tim gabungan yang ada,"ujarnya.

Di akhir wawancara Kapolres menjelaskan kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan sosialisasi dan penyekatan, "Sehingga jika ada orang dari luar Kabupaten TTU yang masuk bisa segera diatasi. Jika ada orang dari luar maka akan dicek identitas seperti kartu tanda penduduk penduduk (KTP), sudah mempunyai serivikat Vaksin dan bukti rapid antigen sehingga kita bisa mencegah agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di TTU,"tegasnya.