Kawal Generasi Emas di TTU, Dua personel Bhabinkamtibmas Bripka Andreas Manek dan Brigpol Sophan Mira Beri Pembekalan Ilmu Kepolisian bagi Anak-Anak Taekwondo
Tribratanewsttu.com Insana Barat, TTU – Personel Bhabinkamtibmas Desa Usapinonot dan Desa Oabikase kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal tumbuh kembang generasi muda di wilayah hukum Polsek Insana, Polres Timor Tengah Utara (TTU). Pada Selasa sore, 31 Maret 2026, suasana di Dojan The Dragon Timor Ranting Oabikase tampak berbeda dari biasanya. Kehadiran dua personel Polri berseragam lengkap di tengah-tengah latihan rutin para atlet taekwondo cilik ini membawa warna baru dalam sesi latihan hari itu.
Kegiatan sambang dialogis ini dipimpin langsung oleh Bripka Andreas Manek dan Brigpol Sophan S. R. Mira. Dimulai tepat pukul 15.30 WITA, kehadiran kedua insan Korps Bhayangkara ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta didik Dojan Oabikase. Bukan untuk melakukan penindakan hukum, kehadiran mereka justru bertujuan untuk memberikan pembekalan mental dan motivasi (Police Goes to Dojo).
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Andreas Manek memberikan materi khusus mengenai ilmu kepolisian dasar serta pentingnya menanamkan nilai-nilai disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa bela diri bukan sekadar tentang kekuatan fisik atau kemampuan untuk melumpuhkan lawan, melainkan tentang pengendalian diri dan pembentukan karakter yang tangguh.
"Bela diri Taekwondo yang adik-adik pelajari adalah alat untuk melindungi diri dan membantu sesama, bukan untuk ajang pamer kekuatan apalagi disalahgunakan untuk tindakan negatif seperti perkelahian di luar arena," tegas Bripka Andreas di hadapan puluhan anak-anak Dojan Oabikase.
Senada dengan rekannya, Brigpol Sophan S. R. Mira turut memberikan motivasi agar para atlet muda ini tetap konsisten mengejar prestasi. Beliau mengingatkan bahwa kedisiplinan yang ditempa di dalam Dojan harus diimplementasikan juga dalam pendidikan sekolah. Brigpol Sophan juga memberikan arahan mengenai penggunaan bela diri yang tepat agar para siswa tidak terjerumus dalam perilaku perundungan (bullying) atau kenakalan remaja lainnya.
Interaksi berlangsung dua arah dan sangat hangat. Anak-anak Dojan terlihat sangat antusias mendengarkan penjelasan dari personel Polri tersebut. Tak jarang, gelak tawa pecah saat personel Bhabinkamtibmas menyisipkan humor ringan di sela-sela pemberian materi, membuat suasana terasa akrab dan tanpa sekat.
Kegiatan yang berakhir menjelang petang ini berjalan dengan sangat lancar dan aman. Para pelatih dan pengurus Dojan The Dragon Timor Ranting Oabikase menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Kepolisian atas kepedulian mereka terhadap pembinaan mental generasi muda di desa tersebut.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan sambang rutin seperti ini, hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi z dan alpha di pelosok desa, semakin erat. Kehadiran Polri di tengah kegiatan positif anak-anak diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mereka untuk terus berkarya dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum demi masa depan yang lebih cerah.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman, tertib, dan terkendali. Semangat juang terpancar dari wajah para atlet muda Oabikase, membawa harapan baru bagi kemajuan olahraga dan ketertiban di wilayah Insana Barat.


